cerpen

003. CINTA SI SABLENG

Malam ini sinar rembulan sangat terang. Ini malam bulan purnama. Aku duduk sendiri di teras rumah sambil memainkan gitar tua yang dibelikan orang tuaku waktu sekolah di SMP dulu. Lampu teras itu sengaja ku buat agak remang sehingga tidak begitu kelihatan bila ada orang berjalan di depan rumahku. Jam dinding menunjukkan jam sebelas malam. Aku […]

002. PUNCAK MERAPI

Senja udah hampir berlalu, namun matahari masih menyinari di ufuk barat dengan warna kemerahan. Kami baru saja turun dari atas mobil. Mobil bus yang membawa kami dari kota Padang. Sesekali aku memandangi wajah-wajah temanku. Mereka kelihatan senang sekali. Tapi aku tak tahu apa isi hati mereka. Mungkin mereka senang, karena sebentar lagi akan menaklukkan puncak Merapi, atau

001. TETANGGAKU IDOLAKU

Seperti biasanya, setiap pagi Minggu aku rutin untuk merawat taman bunga yang ada di pekarangan rumah. Menyiangi dengan mencabut rerumputan yang tumbuh di sekeliling bunga-bungaku, memberinya pupuk, kadang-kadang memotong dahan-dahan untuk merapikan supaya kelihatan lebih cantik di pandang mata. Terakhir baru disiram pakai air PAM. Karena kecintaan terhadap bunga, setiap pergi ke rumah teman, dan

Scroll to Top