03. JOBSHEET BATERAI

A. Kompetensi :  

Merawat baterai. 

B. Tujuan Pembelajaran : 

Setelah selesai praktikum peserta didik dapat : 

1. Memeriksa baterai dan elektrolit baterai. 

2. Mengisi kembali baterai. 

3. Merawat baterai. 

C. Alat dan Bahan : 

1. Baterai 

2. Voltmeter/multimeter/baterai tester 

3. Hidrometer 

4. Baterai charger 

D. Keselamatan Kerja : 

1. Hati-hati terhadap cairan baterai. 

2. Hati-hati saat melakukan pengisian baterai. Ikuti petunjuk pengisian baterai dengan  benar. 

3. Gunakan alat praktikum sesuai dengan fungsinya. 

4. Laksanakan praktikum sesuai dengan prosedur kerja. 

5. Tanyakan pada instruktur apabila mengalami permasalahan praktikum.

E. Langkah Kerja : 

1. Siapkan alat dan bahan praktikum 

2. Memeriksa kondisi visual baterai 

a. Periksa kondisi baterai secara visual dari kerusakan dan kebocoran box  baterai. 

b. Periksa terminal baterai dari kotor dan karat. Bersihkan bila terjadi karat. c. Periksa permukaan elektrolit baterai, tambahkan air suling bila perlu sampai  garis full. 

3. Mengukur tegangan baterai 

a. Posisikan multimeter pada selektor DC20 (pengukuran tegangan searah  maksimal 20 volt) 

b. Tempatkan terminal multimeter pada kutub baterai pada kutub yang benar

4. Mengukur berat jenis elektrolit baterai 

a. Pastikan hidrometer dalam kondisi baik dengan mengecek berat jenis air murni,  sehingga menunjukkan berat jenis 1.000. 

b. Tekan karet hidrometer, masukkan ujung hidrometer ke dalam salah satu sel  baterai hingga tercelup ke dalam larutan elektrolit. Lepas tekanan pada karet,  sampai pelampung terangkat. Baca berat jenis elektrolit baterai. 

c. Catat hasil pengukuran pada kolom yang tersedia. 

d. Ulangi untuk sel-sel yang lain. 

5. Pengisian baterai 

a. Lakukan pengisian pada 1 baterai, 2 buah baterai secara seri dan 2 buah  baterai secara paralel seperti pada gambar berikut ini:

e. Putar selektor timer berlawanan arah jarum jam (bila bunyi berarti pemasangan  terminal terbalik). 

f. Putar selektor arus sesuai arus pengisian yang diinginkan. 

Perhatian : 

Saat mematikan baterai charger putar selektor arus sampai OFF baru selektor  timer. 

Hindari percikan api sekitar baterai saat pengisian maupun pengosongan,  karena pada saat tersebut baterai mengeluarkan gas hidrogen. Gas tersebut  bila terkena percikan api dapat terbakar dan menimbulkan ledakan baterai.  

Data Hasil Praktikum 

1. Kode baterai : 

2. Pemeriksaan visual baterai 

a. Kondisi kotak baterai : 

b. Kondisi terminal baterai : 

c. Kuantitas cairan elektrolit baterai: 

3. Pengukuran tegangan baterai 

Tegangan baterai : ………. Volt. 

4. Pengukuran berat jenis baterai.

     Baterai 1

Sel 6
Berat jenis

Baterai 2

Sel 6
Berat jenis

Tindakan hasil pengukuran

Hasil Pengukuran Tindakan
1.300 atau lebih Tambahkan air suling agar berat jenis  berkurang
1.290 – 1.220 Baterai masih baik (OK)
1.210 atau kurang Lakukan pengisian, ukur berat jenisnya  bila berat jenis tetap 1.210 ganti baterai
Perbedaan Bj antara sel kurang dari  0.040 Masih dalam batas toleransi (OK)
Perbedaan antara BJ lebih dari 0.040Lakukan pengisian penuh, periksa BJ,  bila perbedaan masih melebihi 0.04, ganti  baterai.

6. Pertanyaan dan tugas. 

  1. Buat gambar baterai dan komponen-komponen baterai !
  2. Jelaskan fungsi baterai pada kendaraan bermotor !
  3. Jelaskan perbedaan baterai basah dan baterai kering !
  4. Tuliskan langkah kerja pemeliharaan baterai pada mobil !
  5. Buatlah kesimpulan dari praktik yang anda lakukan !
0Shares

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top