Saat kita mengkonfigurasi IP Address dan menentukan prefix atau subnet masknya, seperti /27 maka akan didapat IP address sebanyak 32 buah. Apakah IP yang lain tidak bisa digunakan lagi? Kan untuk satu kelas tersebut bisa dipakai untuk 253 IP ? Jawabnya bisa.. Tetapi IP tersebut sudah beda blok. Istilahnya kalau komputer 30 pertama, adalah blok I, (Kenapa 30? karena 1 IP adalah IP Network dan satu lagi IP Broadcast. Kedua IP tersebut tidak bisa dipakai untuk IP address), setelah itu masuk ke blok II, III dan seterusnya.
Antar komputer beda blok tidak bisa saling berkomunikasi (tidak bisa di ping). Untuk jelasnya kita lihat tabel berikut ini :
| IP Network | 0 | 32 | 64 | 96 | 128 | 160 | 192 | 224 | 256 |
| IP Broadcast | 31 | 65 | 95 | 127 | 159 | 191 | 223 | 255 | |
| Blok Subnet | I | II | III | IV | V | VI | VII | VIII |
Jadi untuk /27 kita punya 8 blok subnet. Kalau diumpamakan ini adalah gedung perkantoran yang mempunyai 8 tingkat, dengan satu tingkat kita buat 30 komputer. Pada tingkat pertama kita setting IP nya dari 0 sampai 31, lantai dua IP 33 sampai 64, lantai tiga IP 65 sampai 94 dan seterusnya.
Apabila komputer lantai satu kita ping dengan lantai 2, tidak akan bisa, karena mereka sudah beda blok. Tujuan kenapa dibuat blok-blok seperti ini ? baca kembali pelajaran sebelumnya yaitu 005. Kegunaan Prefix dan Subnetting.
Untuk menghubungkan komputer-komputer di dalam satu blok subnet, kita gunakan Switch. Sedangkan untuk menghubungkan antara blok subnet digunakan Router.
Gbr. Lambang Switch dan Router
Gambar Pengaplikasian Router dan Switch[
semoga bermanfaat !